Pimpinan PA Stabat

Org, Adm, Kepeg & Keu

Peraturan Perundangan

Perpustakaan

Pedoman Perilaku Hakim

Diskusi Hukum





| Selamat datang di Situs Resmi Pengadilan Agama Stabat | Welcome to The Official Website of Stabat Religious Court | Prima Dalam Layanan, Taat Pada Aturan |

ORANG-ORANG YANG AKAN DIDO’AKAN MALAIKAT PDF Cetak E-mail
Jumat, 08 September 2017 00:00

ORANG-ORANG YANG AKAN DIDO’AKAN MALAIKAT

Stabat, pa-stabat.net (8/09)
Kita sering mendengar atau membaca permintaan/mohon didoakan ketika menghadapi suatu persoalan, atau mengahadapi ujian, test, sakit ataupun mau mengadakan pesta/hajatan. Mohon didoakan oleh orangtua, teman, saudara, anak anak yatim dan lain sebagainya. Karena kita sadar bahwa kita tidak mengetahui entah doa siapa akan didengar/dikabulkan oleh Allah Swt. 

 

Dalam hal berdoa supaya maqbul ada yang berkaitan dengan waktu, seperti ketika sujud terakhir, antara dua khutbah, ditengah malam. Adapula yang berkaitan masalah tempat seperti di roudhah, hijir Ismail da nada juga dengan cara mendoakan orang lain dari kejauhan tanpa diketahuinya.

Akan tetapi ada beberapa orang yang akan didoakan oleh Malaikat, yang konon katanya la ya’shuunallah=tak pernah berma’siat kepada Allah, wayaf’aluuna maa yu’ maruuna=mereka kerajakan apa yang disuruh, tentu doanya akan maqbul.

Diantara orang-orang yang akan didoakan malaikat itu adalah:

  1. Orang yang tidur dlm keadaan bersuci. Rasulullah Saw bersabda, "Barangsiapa yg tidur dlm keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa 'Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dlm keadaan suci". (Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37).
  2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat.Rasulullah Saw bersabda, "Tidaklah salah seorang diantara kalian yg duduk menunggu shalat, selama ia berada dlm keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya 'Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia'" (Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Muslim no. 469).
  3. Orang-orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah.Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang - orang) yang berada pada shaf - shaf terdepan". (Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra' bin 'Azib ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud).
  4. Orang-orang yang menyambung shaf pada sholat berjamaah (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf).Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang-orang yang menyambung shaf-shaf".HR.Imam Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)
  5. Para malaikat mengucapkan 'Amin' ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah.Rasulullah SAW bersabda, "Jika seorang Imam membaca 'ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh dhaalinn', maka ucapkanlah oleh kalian 'aamiin', karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu". (Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 782)
  6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat. Rasulullah SAW bersabda, "Para malaikat akan selalu bershalawat ( berdoa ) kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, 'Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia'" (Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)
  7. Orang-orang yang melakukan shalat shubuh dan 'ashar secara berjama'ah.Rasulullah SAW bersabda, "Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat 'ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat 'ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepadamereka, 'Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?', mereka menjawab, 'Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat'" (Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Al Musnad no. 9140, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)

Demikian ikhtisar isi bina mental yang disampaikan oleh Drs.Sadauli Siregar, M.A. pada acara Bintal Pengadilan Agama Stabat pada hari Kamis tanggal 16 Zulhijjah 1438/7 September 2017.

Terakhir diperbarui Jumat, 15 September 2017 16:48
 

Add comment


Security code
Refresh

Direktori Putusan

Index Kepuasan Masyarakat



Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini64
mod_vvisit_counterKemarin237
mod_vvisit_counterMinggu ini910
mod_vvisit_counterMinggu lalu2001
mod_vvisit_counterBulan ini6302
mod_vvisit_counterBulan lalu10025
mod_vvisit_counterJumlah Total655791

Tamu yang sedang online : 3
IP Anda 54.162.250.227
,
23 Nov 2017
pa-stabat.net
Copyright © 2011 Tim IT Pengadilan Agama Stabat