Pimpinan PA Stabat

Org, Adm, Kepeg & Keu

Peraturan Perundangan

Perpustakaan

Pedoman Perilaku Hakim

Diskusi Hukum





| Selamat datang di Situs Resmi Pengadilan Agama Stabat | Welcome to The Official Website of Stabat Religious Court | Prima Dalam Layanan, Taat Pada Aturan |

Panggilan PDF Cetak E-mail
Jumat, 06 Oktober 2017 16:16

Panggilan

Stabat, pa-stabat.net (06/10)
Panggilan berkontasi ajakan supaya hadir atau datang pada waktu dan tempat  yang ditentukan, dan panggilan itu sendiri bisa berbentuk panggilan tegas (ﺳﺪﻳﺪﺍ ﻗﻮﻻ), panggilan mulia/penuh hormat            ( ﻛﺮﻳﻤﺎ ﻗﻮﻻ ) dan panggilan lemah lembut ( ﻟﻴﻨﺎ  ﻗﻮﻻ ).

 

 

Jika kita kelompokkan panggilan itu maka pada garis besarnya panggilan itu kepada tiga hal yaitu:

  1. panggilan manusia kepada manusia seperti panggilan ayah kepada anaknya, panggilan guru kepada muridnya atau panggilan pimpinan atas bawahannya.
  2. Panggilan malaikat kepada manusia ini konotasinya menakutkan bagi yang belum siap untuk mati dan sangat diharapkan oleh orang yang ingin segera berjumpa dengan Allah swt sebagai kekasihnya.
  3. Panggilan Allah (Tuhan) seperti panggilan Allah melalui Nabi Ibrahim untuk seseorang supaya berangkat haji, panggilan Allah melalui muazzin untuk segera shalat kalaupun yang memanggil melalui azan itu adalah manusia akan tetapi pada hakikatnya yang memanggil/menyeru untuk shalat itu adalah Allah swt, oleh karena itu seharusnya kita yang mendengar seruan azan dimaksud menjawab sami’na watha’na= kami dengar dan kami patuhi dan datangnilan panggilan itu untuk melaksanakan shalat berjamaah. Jawab dijawab sami’na wa ‘ashaina=kami dengar tapi kami tidak mematuhinya dan panggilan Allah melalui iman seperti ibadah puasa Allah memanggil orang beriman untuk melakukan ibadah puasa atau panggilan untuk mentaati Allah, Rasul dan ulil amri.

Rasulullah SAW memerintahkan umatnya untuk melaksanakan sholat wajib lima waktu secara berjama’ah di masjid. Beliau menjelaskan bahwa banyaknya langkah menuju masjid akan mendapatkan pahala yang besar. Semakin jauh seseorang melangkah untuk melaksanakan sholat di masjid, semakin besar pahala yang akan didapatkannya.
Dari Abu Musa, beliau berkata; Rasulullah Saw bersabda:إِنَّ أَعْظَمَ النَّاسِ أَجْرًا فِي الصَّلَاةِ أَبْعَدُهُمْ إِلَيْهَا مَمْشًى فَأَبْعَدُهُمْ وَالَّذِي يَنْتَظِرُ الصَّلَاةَ حَتَّى يُصَلِّيَهَا مَع الْإِمَامِ أَعْظَمُ أَجْرًا مِنْ الَّذِي يُصَلِّيهَا ثُمَّ يَنَامُ
“Manusia paling besar pahalanya dalam shalat adalah yang paling jauh perjalannya, lalu yang selanjutnya. Dan seseorang yang menunggu shalat hingga melakukannya bersama imam, lebih besar pahalanya daripada yang melakukannya (sendirian) kemudian tidur.” (HR. Muslim no. 662).
Demikian materi bintal Pengadilan Agama Stabat, pada hari Kamis tanggal 15 Muharram 1439 H/5 Oktober 2017 oleh Drs.Mhd Nuh, S.H., M.H. semoga bermanfaat.

Terakhir diperbarui Jumat, 20 Oktober 2017 16:29
 

Add comment


Security code
Refresh

Direktori Putusan

Index Kepuasan Masyarakat



Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini55
mod_vvisit_counterKemarin237
mod_vvisit_counterMinggu ini901
mod_vvisit_counterMinggu lalu2001
mod_vvisit_counterBulan ini6293
mod_vvisit_counterBulan lalu10025
mod_vvisit_counterJumlah Total655782

Tamu yang sedang online : 6
IP Anda 54.162.139.105
,
23 Nov 2017
pa-stabat.net
Copyright © 2011 Tim IT Pengadilan Agama Stabat