Copyright 2018 - Pengadilan Agama Stabat

Stabat, pa-stabat.net (25/04)
Bulan Sya’ban adalah bulan antara dua bulan yang terjadi padanya peristiwa besar yakni pada bulan Rajab, Nabi menempuh isra’ mi’raj dan bulan Ramadhan padanya diturunkan Al qur’an. Bulan Sya’ban adalah bulan pemenasan sebelum tiba ramadhan, oleh karena itu Rasul sering mempuasakan bulan sya’ban sebulan penuh.

Bulan Syaaban merupakan bulan kedua selepas Rajab yang penuh dengan keberkatan. Sebahagian ahli hikmah menyatakan bahwa sesungguhnya bulan Rejab adalah kesempatan untuk meminta ampun dari segala dosa, pada bulan Sya’ban adalah kesempatan untuk memperbaiki diri dari segala macam cela dan pada bulan Ramadhan adalah masa untuk menerangkan hati dan jiwa.
Diantara kelebihan-kelebihan bulan Sya’ban adalah:

  1. Sabda Nabi saw: Sya`ban adalah bulanku, dan Ramadhan adalah bulan umatku. Sya`ban ialah mengkifaratkan (menghapuskan) dosa dan Ramadhan ialah menyucikan dosa (jasmani rohani).
  2. Sabda Nabi saw: Bahwa puasa Sya`ban kerana membesarkan Ramadhan, siapa yang berpuasa tiga hari daripada bulan Sya`ban, kemudian dia berselawat atasku beberapa kali sebelum berbuka puasa, maka diampunkan oleh Allah dosanya yang telah lalu, diberkatkan rezekinya. Antara lain sabdanya lagi: Bahawa Allah ta`ala membukakan pada bulan itu tiga ratus pintu rahmat.
  3. Sabda Rasullullah saw: Dinamakan Sya`ban kerana padanya terdapat kebajikan yang amat banyak, dan puasa yang lebih afdal sesudah (selain) Ramadhan ialah puasa bulan Sya`ban.
  4. Sabda Nabi saw: Bahwa kelebihan Rejab atas bulan-bulan yang lainnya seperti kelebihan Quran ke atas segala Qalam. Kelebihan Sya`ban atas bulan-bulan yang lainnya seperti kelebihan atas segala ambia(nabi-nabi). Kelebihan Ramadhan atas bulan yang lain seperti kelebihan Allah atas segala makhluknya.

Puasa di bulan Sya’ban ini hukumnya sunnah. Apabila kita mau mengikuti sunnah Rasulullah untuk berpuasa pada bulan ini, maka berpuasalah sebulan penuh, sebulan kurang, atau puasa beberapa hari saja. Dan usahakan jangan sampai terlewatkan bulan Sya’ban ini begitu saja.