• 2

Copyright 2018 - Pengadilan Agama Stabat

Stabat, pa-stabat.net (10/07)
Kita baru saja selesai melaksanakan puasa Ramadhan 1439 Hijriyah, oleh karena itu mari kita aplikasikan dalam kehidupan kita sehari-hari tujuan akhir dari shiyam ramadhan yakni taqwa yakni takut kepada Allah swt untuk berbuat yang tidak dibenarkan oleh syara’ dan malu kepada Allah apabila tidak melaksanakan perintah Allah,   baik dikala sendiri maupun diwaktu ada orang lain.

Sikap taqwa yang demikian bersesuaian dengan tujuan pembangunan Zona Integritas yang telah kita canangkan di Kantor Pengadilan Agama Stabat pada tanggal 23 Nopember 2015 yang lalu, dengan tujuan akhir untuk mewujudkan WBK yaitu wilayah bebas dari korupsi dan WBBM yakni Wilayah Birokrasi Brsih Melayani.
Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM harus memenuhi 6 Pengungkit yaitu:

  1. Managemen perubahan
  2. Penataan Tatalaksana
  3. Penataan system managemem Sumber Daya Manusia
  4. Penguatan Akuntabilatas Kinerja
  5. Penguatan Pegawasan
  6. Penguatan Kualitas Pelayanan Publik.

Untuk mewujudkan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM harus melaksanakan 8 Area perubahan dengan hasil yang hendak dicapai yaitu:

  1. Organisasi:
    Hasil yang hendak dicapai:Organisasi yang tepat fungsi dan tepat Ukuran
  2. Tatalaksana:
    Hasil yang hendak dicapai:Sistem, Proses dan prosedur kerja yang jelas, efektif, efisien, terukur dan sesuai prinsip-prinsip Good Bovernance.
  3. Penataan Perundang-undangan:
    Hasil yang hendak dicapai: Regulasi yang lebih tertib, tidak tumpang tindih dan Kondusif.
  4. Sumber Daya Manusia Aparatur:
    Hasil yang hendak dicapai: SDM (Sumber Daya Manusia) aparatur yang berintegritas, netral, kompeten, capable, propesional, berkinerja tinggi dan sejahtera.
  5. Pengawasan:
    Hasil yang hendak dicapai: Meningkatnya penyelenggaraan pemerintahan yang bebas KKN (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme).
  6. Akuntabilitas:
    Hasil yang hendak dicapai: Meningkatnya Kapasitas dan kapabilitas kinerja Birokrasi.
  7. Pelayanan Publik:
    Hasil yang hendak dicapai: Pelayanan Prima sesuai kebutuhan dan harahap masyarakat.
  8. Minset dan Cultural Set Aparatur:
    Hasil yang hendak dicapai: Birokrasi dengan integritas dan kinerj yang tinggi.

Oleh karena itu Ketua memerintahkan supaya seluruh jajaran Pengadilan Agama Stabat terus berusaha bagaimana supaya nilai-nilai Ramadhan itu bisa berkelanjutan dan kalau bisa lebih meningkat lagi yang pada akhirnya kita semua warga Pengadilan Agama Stabat berintegritas dalam artian sama ucapan dengan perbuatan menghindari KKN menuju Pengadilan Agama Stabat menjadi area yang WBK dan WBBM.

Demikian Pembinaan yang di sampaikan oleh Drs.Darmansyah Hasibuan, S.H., M.H. Ketua Pengadua Pengadilan Agama Stabat pada hari Rabu tanggal 19 Syawal 1439 H/ 4 Juli 2018.